BUPATI
TASIKMALAYA MENERIMA PENGHARGAAN DARI MENTERI PERTANIAN
ATAS
PERAN AKTIFNYA DALAM PENINGKATAN
PEMBANGUNAN DI BIDANG PERTANIAN
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sudah 3 (tiga) kali
mendapatkan pengharagaan dari Menteri Pertanian republik Indonesia atas
peningkatan hasil gabah, dimana target peningkatan gabah setiap tahun kami
targetkan 5%, tetapi yang kami capai melonjak melampaui target, pada tahun 2011
mencapai 6%, pada tahun 2012 mencapai 9%, dan pada tahun 2013 mencapai 7%. Hal
tersebut disampaikan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum bertempat di Pendopo
Kabupaten Tasikmalaya seusai menerima penghargaan dari Menteri Pertanian
Republik Indonesia atas Peran Aktifnya dalam Peningkatan Pembangunan di Bidang
Pertanaian, senin, 23/6/2014.
Lebih
lanjut Bupati mengatakan, ini menunjukan keseriusan Pemerintah dalam bidang
pertanian, khususnya adalah antara lain program Irigasi Persedaan yang tertera
dalam poin 4 (empat) Gerbang Desa. Ini pun bukan penghargaan bagi bupati
melainkan penghargaan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, khusunya insan
pertanian. Kendala yang dihadapi dalam bidang pertanian saat ini cukup banyak,
misalnya lahan-lahan pertanian yang menyusut, cuaca yang sulit diperkirakan,
minat keluarga petani menurun karena kebanyakan keluarga petani tidak
melahirkan keluarga petani lagi, dan juga pemerintah pusat tidak memberikan
subsidi untuk pertanian seperti subsidi untuk BBM. Sekalipun begitu, namun
insan tani tetap dapat meningkatkan produksi gabah setiap tahunnya, dibuktikan
dengan piagam yang didapatkan ini.
Harapan
kami, pertama adalah setiap tahun hasil gabah dapat lebih ditingkatkan lagi,
maka dari itu kami telah membuat Resi Gudang di Kabupaten Tasikmalaya, karena
hasil gabah setiap tahunnya meningkat secara terus-menerus. “Kepada para petani
yang mempunyai hasil gabah lebih, jangan dijual secara mura, tetapi simpanlah
di Resi Gudang untuk ditimbun menunggu harga gabah kembali stabil”, Ungkap
Bupati. (Asep Muzaki)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar