Jumat, 27 Juni 2014



BUPATI TASIKMALAYA MENERIMA PENGHARGAAN DARI MENTERI PERTANIAN
ATAS PERAN AKTIFNYA  DALAM PENINGKATAN PEMBANGUNAN DI BIDANG PERTANIAN

 

 
 


 

Pemerintah  Kabupaten Tasikmalaya sudah 3 (tiga) kali mendapatkan pengharagaan dari Menteri Pertanian republik Indonesia atas peningkatan hasil gabah, dimana target peningkatan gabah setiap tahun kami targetkan 5%, tetapi yang kami capai melonjak melampaui target, pada tahun 2011 mencapai 6%, pada tahun 2012 mencapai 9%, dan pada tahun 2013 mencapai 7%. Hal tersebut disampaikan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum bertempat di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya seusai menerima penghargaan dari Menteri Pertanian Republik Indonesia atas Peran Aktifnya dalam Peningkatan Pembangunan di Bidang Pertanaian, senin, 23/6/2014.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, ini menunjukan keseriusan Pemerintah dalam bidang pertanian, khususnya adalah antara lain program Irigasi Persedaan yang tertera dalam poin 4 (empat) Gerbang Desa. Ini pun bukan penghargaan bagi bupati melainkan penghargaan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, khusunya insan pertanian. Kendala yang dihadapi dalam bidang pertanian saat ini cukup banyak, misalnya lahan-lahan pertanian yang menyusut, cuaca yang sulit diperkirakan, minat keluarga petani menurun karena kebanyakan keluarga petani tidak melahirkan keluarga petani lagi, dan juga pemerintah pusat tidak memberikan subsidi untuk pertanian seperti subsidi untuk BBM. Sekalipun begitu, namun insan tani tetap dapat meningkatkan produksi gabah setiap tahunnya, dibuktikan dengan piagam yang didapatkan ini.
Harapan kami, pertama adalah setiap tahun hasil gabah dapat lebih ditingkatkan lagi, maka dari itu kami telah membuat Resi Gudang di Kabupaten Tasikmalaya, karena hasil gabah setiap tahunnya meningkat secara terus-menerus. “Kepada para petani yang mempunyai hasil gabah lebih, jangan dijual secara mura, tetapi simpanlah di Resi Gudang untuk ditimbun menunggu harga gabah kembali stabil”, Ungkap Bupati. (Asep Muzaki)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar